Karena Travel Warning, Konser Rihanna Ditunda

JAKARTA, KAMIS – Kondisi keamanan di Indonesia pasca eksekusi mati tiga terpidana kasus bom Bali I pada beberapa waktu lalu dinilai oleh Pemerintah AS tidak kondusif bagi para warga AS untuk berkegiatan di Indonesia. Pada 10 November lalu, Pemerintah AS pun mengeluarkan travel warning dan itu menyebabkan konser perdana Rihanna di Jakarta, yang sedianya akan digelar pada Jumat (14/11) malam, terpaksa ditunda.

Hal tersebut disampaikan melalui e-mail pada Rabu lalu (12/11)  yang dikirim oleh Kelly L Weiss, Vice President Bussines Affairs Willian Morris Agency, LLC, kepada Willy Hidayat selaku wakil dari MAA Promotions, yang bekerja sama dengan Showmaster untuk menyelenggarakan konser Rihanna di Jakarta . “Memang, karena perbedaan persepsi keamanan. Padahal, Kedutaan Besar Amerika Serikat di Indonesia telah memberi dukungan. Bahkan, keamanan Rihanna kami setarakan dengan keamanan pejabat negara yang berlapis-lapis,” terang Troy Warokka dari Showmaster, dalam jumpa pers di Istora Senayan, Kamis (13/11).

Selama ini, menyambut konser tersebut, menurut Troy, Showmaster telah mengadakan persiapan yang sangat matang. “Semua telah kami persiapkan dengan sangat matang. Mulai dari transportasi privat jet yang telah kami sediakan untuk menjemput Rihanna dari Singapura sampai akomodasi dan keamanan hotelnya,” kata Troy.

Masih menurut Troy, konser itu ditunda hingga awal 2009. “Ini kami lihat dari antusiasme penonton Indonesia yang sangat besar terhadap Rihanna dan kami harap Rihanna bisa memenuhi janjinya itu,” katanya lagi.